MACAM-MACAM MOTOR ASTREA GRAND
Di Indonesia, nama Honda Astrea Grand sebenarnya mengacu pada model spesifik yang diproduksi antara tahun 1991 hingga 1997. Namun, desain bodi khas Grand ini sangat sukses, sehingga Honda melanjutkannya ke dalam beberapa nama baru (rebranding) hingga awal tahun 2000-an.
Jika dikategorikan berdasarkan varian resmi dan "saudara kembar" yang menggunakan basis bodi serta mesin yang sama, berikut adalah macam-macam motor Astrea generasi Grand:
1. Astrea Grand "Bulus" (1991–1993)
Ini adalah generasi pertama dari Astrea Grand yang bertugas menggantikan Astrea Prima. Ciri utamanya adalah bagian buritan atau lampu belakangnya rata dan membulat halus tanpa ada tambahan bodi atas, menyerupai tempurung kura-kura air (bulus). Varian ini merupakan yang paling diburu oleh kolektor saat ini karena dinilai memiliki nilai klasik paling tinggi.
![]() |
2. Astrea Grand "Sabit" / Pantat Monyet (1994–1997)
Merupakan versi penyegaran (facelift) dari Grand Bulus. Di versi ini, Honda menambahkan lampu senja kecil berbentuk melengkung seperti bulan sabit tepat di atas lampu rem utama, serta behel (pegangan belakang) yang dibuat agak tinggi. Karena bentuk lampunya yang agak menonjol ke belakang, sebagian masyarakat juga menjulukinya "Grand Pantat Monyet".
3. Astrea Impressa (1997–2000)
Ketika Honda meluncurkan Astrea Supra pada tahun 1997 dengan desain serba meruncing dan modern, ternyata masih banyak masyarakat yang menyukai desain bodi kotak khas Astrea Grand. Akhirnya, Honda merilis Astrea Impressa sebagai penerus tak resmi dari Grand Sabit. Secara bentuk bodi, mesin 100cc, dan rangka, Impressa 99% sama dengan Grand Sabit, hanya berbeda pada desain striping (stiker bodi) dan warna penutup rantai yang menjadi hitam.
4. Astrea Legenda 1 (2000–2001)
Memasuki era milenium, Astra Honda Motor (AHM) merilis Astrea Legenda 1. Motor ini dihadirkan sebagai versi ekonomis untuk membendung gempuran motor-motor murah asal China (Mocin) yang kala itu sedang menjamur di Indonesia dengan meniru desain Astrea. Bentuk bodi dan sasisnya masih mempertahankan platform Astrea Grand, namun dijual dengan harga baru yang jauh lebih terjangkau.
5. Astrea Legenda 2 (2002–2004)
Merupakan penyempurnaan dari Legenda 1 sekaligus menjadi penutup dari era kejayaan sasis dan bodi kotak khas Astrea Grand di Indonesia. Perbedaan paling mencolok dari generasi sebelumnya adalah desain striping yang lebih modern, warna mesin yang beralih menjadi silver (sebelumnya hitam), serta logo sayap Honda klasik yang digantikan dengan logo tulisan "HONDA" modern di bagian sayap depan.


Belum ada Komentar untuk "MACAM-MACAM MOTOR ASTREA GRAND"
Posting Komentar